HIMA K3 NEWS UPDATE — Perlengkapan P3K Saat Mudik🚗

Bulan puasa sebentar lagi akan meninggalkan kita. Itu artinya lebaran sudah sejengkal di depan mata.
Lebaran identik dengan musim mudik. Ada banyak persiapan yang harus dilakukan. Akan tetapi, jangan lupa untuk selalu membawa perlengkapan P3K.
Lalu, apa saja perlengkapan P3K yang harus dipersiapkan? Yuk simak penjelasannya pada gambar diatas!
Update informasi terbaru kami di:
Instagram : @ohsbinawan
Facebook : Ohs Binawan
Twitter : @ohsbinawan
Salam HIMA K3 STIKes Binawan 2017
👷Safety is everyone’s need! 👷
By | 2018-06-23T19:44:26+00:00 June 23rd, 2018|Publications|0 Comments

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H

Bila Idul Fitri adalah lentera, izinkan membuka tabirnya dengan maaf. Agar cahayanya menembus jiwa fitrah dari tiap khilaf.
 
HIMA K3 mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Semoga di hari yang fitri ini kita senantiasa mendapatkan limpahan anugerah dari-Nya dalam menjalani kehidupan yang penuh berkah.
 
Salam HIMA K3 STIKes Binawan 2017
👷Safety is everyone’s need!👷
 
 
 
By | 2018-06-23T19:39:42+00:00 June 23rd, 2018|Publications|0 Comments

HIMA K3 Research — Evaluasi Penerapan Safety Riding Pada Saat Mudik

Sebentar lagi masa musim mudik akan bergulir. Musim mudik adalah rutinitas yang sudah biasa dilakukan oleh mereka yang melakukan perjalanan ke kampung halaman pada saat libur lebaran atau yang sering disebut pemudik. Mereka yang melakukannya biasanya meluangkan waktu, biaya, dan tenaga demi liburan bersama keluarga di kampung halaman. Waktu perjalanan yang lama oleh karena kemacetan juga ditempuh oleh pemudik. Namun, seringkali bagi para pemudik melupakan cara yang aman dan selamat selagi melakukan perjalanan menuju kampung halaman. Terutama, bagi para pemudik yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman dengan menggunakan motor. Hal yang sering dilupakan adalah menyepelekan untuk mengecek kendaraan sebelum berpergian. Serta berpergian dengan jumlah penumpang yang berlebihan serta barang bawaan yang melebihi kapasitas juga merupakan faktor-faktor pendukung yang dapat menyebabkan kecelakan saat berpergian mudik.

Masa musim mudik biasanya terjadi pada H-10 Lebaran. Segala persiapan dilakukan selama masa tersebut tidak hanya bagi para pemudik, tapi juga para petugas. Para petugas atau polisi melakukan persiapan untuk menjaga ketertiban lalu lintas pada musim mudik yang menjadi waktu tersibuk lalu lintas. Pada masa inilah jalanan dipenuhi banyak kendaraan dan rawan kecelakaan, oleh karena itu petugas atau polisi harus terjun lapangan agar arus mudik tetap aman dan lancar. Karena arus mudik yang padat dan rawan kecelakaan inilah yang membuat Anda yang berencana mudik harus menerapkan safety riding. Penerapan safety riding bertujuan agar perjalanan ke kampung halaman Anda berlangsung aman, lancar, dan selamat.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan mengenai data kecelakaan mudik lebaran 2017, 74% kecelakaan menimpa pengguna motor. Jumlah sepeda motor pada arus mudik 2017 ini mencapai 6.391.784 unit. Kecelakaan tersebut tercatat menewaskan 742 orang. Sedangkan berdasarkan data Posko Pusat Operasi Ramadniya 2017, 2.441 kecelakaan pada mudik 2017 melibatkan sedikitnya 3.197 unit sepeda motor dan 713 kendaraan roda empat. Secara keseluruhan jumlah kecelakaan berdasarkan data IRSMS (Integrated Road Safety Management System) ada 2441 kejadian. Jumlah kejadian menurun sebesar 33 persen dari tahun lalu. Meskipun jumlah kejadian tersebut menurun dari tahun lalu, namun dapat kita evaluasi bahwa penerapan berkendara yang aman dan selamat (safety riding) masih buruk dalam penerapannya. Oleh karena itu, masyarakat yang ingin melakukan mudik harus selalu waspada dan tidak lupa menerapkan cara berkendara yang aman dan selamat (safety riding) saat menggunakan motor agar tetap aman dan selamat hingga tiba menuju kampung halaman.

Lalu bagaimana penerapan safety riding? Terlebih dahulu kita akan mengenal apa itu cara berkendara aman dan selamat atau yang sering kita sebut dengan safety riding. Pengertian safety riding itu secara umum adalah keamanan dan keselamatan berkendara. Jadi, secara luas dapat diartikan sebagai perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain. Penerapan safety riding sudah diatur dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada BAB XI Pasal 203 Ayat 2 huruf a. Adapun penjelasan dari pasal 203 ayat 2 huruf a yaitu bahwa program nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan diantaranya yaitu Cara Berkendara dengan Selamat (Safety Riding). Berdasarkan hal tersebut, penerapan Safety Riding merupakan Program Nasional yang harus didukung penuh dan dilaksanakan demi terciptanya keselamatan dan keamanan di jalan raya.

Penerapan safety riding dapat dilakukan dengan mengecek terlebih dahulu keadaan kendaraan sebelum mudik seperti mengecek ban, rem, dan segala mesin motor dan mobil yang akan digunakan. Setelah mengecek keadaan kendaraan, bagi pengguna motor cek perlengkapan seperti helm penuh (full face), jaket, celana yang panjang dan tebal sangat dianjurkan (seperti jeans, soft canvas,dll), pilih sepatu yang tidak hanya nyaman tapi yang lunak bagian sendi engkel bagian depan, sarung tangan berbahan kulit, rompi pelindung dada, dan masker penutup hidung jika menggunakan helm 3/4. (half face). Selain itu hal-hal yang penting lainnya adalah seperti selalu mematuhi peraturan atau rambu-rambu lalu lintas, memastikan kecepatan yang aman untuk ditempuh, kapasitas penumpang dan barang yang dibawa saat berpergian mudik, pastikan keadaan tubuh yang sehat dan bugar, dan beristirahatlah di SPBU atau posko pemberhentian mudik ketika sudah lelah berkendara ataupun jika sudah mengantuk.

Dapat kita simpulkan, bahwa penilaian tentang safety riding saat mudik masih buruk dari tahun ke tahun meskipun pada tahun lalu (2017) mengalami penurunan namun bukanlah penurunan signifikan yang dapat menjadi gambaran atau penilaian baik bahwa penerapan safety riding saat mudik sudah dalam keadaan baik dan tidak perlu tindakan perbaikan malah sebaliknya perlunya tindakan tegas dan disiplin untuk sosialisasi penerapan safety riding dari tahun ke tahun agar dapat mengurangi kejadian kecelakaan yang terjadi saat mudik. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari masyarakat untuk mematuhi peraturan atau rambu-rambu lalu lintas serta menerapkan cara berkendara yang aman dan selamat.

Sumber:
1. Kementerian Perhubungan “Data Kecelakaan Mudik 2017.”
2. Berita CNN Indonesia Data Posko Pusat Operasi Ramadniya 2017 “Data Kecelakaan pada Mudik 2017.”
3. Berita CNN Indonesia Data IRSMS (Integrated Road Safety Management System) “Kecelakaan Mudik 2017.”
4. UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
5. www.safetyshoe.com “Penerapan dan Perlengkapan Safety Riding.”

By | 2018-06-18T13:29:46+00:00 June 6th, 2018|Publications|0 Comments