HIMA K3 RESEARCH – Monkeypox

Penyakit cacar monyet atau monkeypox adalah penyakit zoonosis, dimana virus penyebabnya dapat menyebar dari hewan ke manusia.

Virus cacar monyet menyebar melalui kontak langsung manusia dengan cairan tubuh, darah atau kulit dari hewan yang terinfeksi. Hewan yang terinfeksi umumnya adalah monyet, tupai dan tikus Gambian. Selain itu, penyebaran penyakit ini juga dapat terjadi dari manusia ke manusia.

Gejalanya akan timbul antara 4-20 hari kemudian (masa inkubasi). Gejalanya sendiri terdiri dari dua fase, yaitu:

  • Fase invasi atau pra-erupsi, terjadi selama 5 hari. Demam adalah gejala pertama yang muncul. Suhu tubuh dapat mencapai 38,5-40,5 derajat Celcius. Demam disertai dengan menggigil, keringat dingin, sakit kepala hebat, nyeri punggung, nyeri otot, pembesaran kelenjar getah bening terutama di daerah leher dan rahang, serta badan lemas.
  • Fase erupsi kulit, terjadi 1-3 hari setelah demam. Pada fase ini muncul ruam kemerahan yang berawal dari wajah kemudian ke seluruh tubuh. Ruam tersebut kemudian berubah menjadi bintik berisi air (lenting), bernanah, dan menjadi koreng (krusta) yang dapat lepas.

Ciri-ciri cacar monyet yang tampak secara fisik biasanya terlihat antara satu hingga tiga hari. Setelah munculnya demam, pasien bakal mengalami ruam-ruam di sekujur tubuh.

Ruam pada kulit ini biasanya dimulai dari wajah baru kemudian menyebar ke bagian lain tubuh. Lesi ini kemudian berkembang dari maculopapules (lesi dengan bentuk rata) menjadi vesicles (benjolah kecil padat), bintik-bintik, hingga menjadi lapisan kulit kering.

Sejauh ini belum ada vaksin yang secara spesifik mencegah infeksi cacar monyet. Namun, vaksin terhadap cacar (smallpox) efektivitasnya mencapai 85 persen untuk mencegah cacar monyet.

Langkah pencegahan yang paling efektif adalah mengurangi kontak antara hewan dan manusia. Usahakan tidak memelihara hewan yang dapat terinfeksi cacar monyet, seperti hewan-hewan primata. Kalaupun Anda melakukan kontak dengan hewan, cucilah tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Jangan lupa laporkan kepada petugas kesehatan bila Anda menemukan hewan yang menunjukkan gejala seperti mata berair dan ada luka terbuka di kulit.

Sumber:

— https://www.google.com/amp/s/m.merdeka.com/amp/sehat/begini-ciri-ciri-cacar-monyet-atau-monkeypox-yang-tengah-diwaspadai-masuk-indonesia-kln.html

— https://www.google.com/amp/s/m.klikdokter.com/amp/3614412/kenali-gejala-dan-penyebab-cacar-monyet

Update informasi terbaru kami di:

Instagram : @ohsbinawan

Website : www.ohsbinawan.or.id

Facebook : Ohs Binawan

Twitter : @ohsbinawan

Salam HIMA K3 Universitas Binawan 2018

👷 Safety by choice, not by chance 👷

By | 2019-05-24T21:02:06+00:00 May 24th, 2019|Publications|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment